Bocah Udik: Penyakit Para Blogger di Medan Hingga Terbentuk Komunitas Blogger Sumut

Kelas Blog Pertama Blogger Sumut
“Bangunlah blog sendiri. Carilah komunitas blogger yang sehat. Dan jangan terlalu berharap dengan komunitas karena itu hanya sebagai tempat untuk berbagi ilmu, informasi, dan menjalin relasi,” -Bocah Udik.

Pada tahun 2016 kemarin, saya bekerja di kota Batam dan akan mutasi ke kota kelahiran saya, Medan. Saya yang berprofesi sebagai jurnalis di salah satu stasiun televisi berjaringan dan terbesar di Indonesia atau Asia Tenggara dan juga memiliki hobi menulis, menyiapkan diri untuk mencari sebuah komunitas blogger di kota Medan. Saya pun mencari komunitas tersebut di media social seperti facebook dan Instagram. Dan akhirnya menemukan seorang blogger di kota Medan.

Kemudian saya mengirimkan pesan ke blogger tersebut. Saya memperkenalkan diri, maksud dan tujuan saya agar bisa bergabung dengan komunitas blogger di Medan. Ternyata dia menyarankan saya untuk langsung mengirimkan pesan ke ketua komunitas blogger dengan memberikan ID Line. Sarannya pun saya ikuti.

“Hai mas, saya Alfie. Saya blogger dan asli orang Medan tapi sekarang masih kerja di Batam. Bulan juni mendatang, saya akan pindah ke Medan. Boleh gabung ke group bloggernya?” isi pesanku melalui Line ke ketua blogger.


Tidak butuh waktu lama, sang ketua membalas isi pesanku. Isi pesan yang sangat singkat. Hanya dua huruf saja. Tidak sebanding dengan isi pesan dan pertanyaanku. “Ya,” balasan pesannya dari Line.

Saya tidak paham balasan dari dia. Dan kemudian saya kirim pesan lagi namun tidak ada balasan. Saya pikir, “Ok. Aku jalan sendiri aja,”

Beberapa hari kemudian, saya dapat kabar baik. Saya tidak jadi dimutasi ke kota Medan. Mungkin Tuhan memiliki rencana yang indah. Dan saya belum saatnya balik ke kota kelahiran saya, Medan.

16 Juli 2018, saya pindah ke Medan. Saya bekerja di perusahaan yang berbeda. Seperti dua tahun lalu, saya masih mencari komunitas blogger di Medan. Saya tidak mau berhenti menulis meski tidak berprofesi sebagai jurnalis. Dan percarian pun dimulai.

Tanggal 18 Agustus 2018, saya mengikuti sebuah diskusi blogger dari sebuah komunitas blogger di Medan. Komunitas yang pernah saya kirimkan pesan dua tahun lewat. Saya dapat info diskusi tersebut dari blogger di Batam. Dia menyarankan saya untuk gabung dengan komunitas blogger di Medan meskipun saya pernah mencoba dan belum ada jawaban.

Awalnya, saya merasa canggung dan asing karena memang belum ada yang kenal. Saya mencoba mengenalkan diri ke mereka dan akhirnya ada seorang blogger yang pernah tahu tentang aku. Hardi, nama blogger tersebut. Kemudian kami kenalan dan saling komunikasi.

Di akhir diskusi, tampak seorang blogger yang pernah aku kirimkan pesan melalui Line. Saya masih ingat wajahnya meski dulu pernah tahu melalui photo Line. Tidak ada tegur sapa diantara kami karena mungkin dia tidak tahu saya.

Setelah dari acara tersebut, saya dan Hardi selalu komunikasi. Hardi juga mengenalkan saya dengan seorang blogger, Desy Zulfiani. Kami sering kumpul dan bertukar informasi tentang blog. Dan saya juga dapat informasi tentang komunitas blogger di kota Medan. Informasi yang sangat berguna buat saya dari hasil pertanyaan yang menjebak mereka. Maklum saja, naluri jurnalis masih ada dalam hidupku.

Kami juga sering ikut diskusi dengan komunitas blogger di Medan. Sering menghadiri acara blogger dan bertemu juga dengan para blogger di Medan. Perlahan-lahan saya mengamati para blogger di Medan. Kelakuan, sifat, dan tentu cara bicara karena saya mudah menilai orang melalui gaya bicaranya.

Bocah Udik: Penyakit Para Blogger di Medan Hingga Terbentuk Komunitas Blogger Sumut Bocah Udik: Penyakit Para Blogger di Medan Hingga Terbentuk Komunitas Blogger Sumut Reviewed by Blogger Sumut on 1:27 AM Rating: 5

2 comments:

  1. Semoga kalau nnti BlogSum udah jd raksasa, foundernya tetap rendah hati dan tidak sombong yaa.. aamiin

    ReplyDelete

Powered by Blogger.